Selasa, 30 Juli 2013

[GIS] Import XML Workspace Document... ke dalam File Geodatabase

[GIS] Import XML Workspace Document... ke dalam File Geodatabase

1. Jalankan ArcCatalog
2. Arahkan ke direktori kerja yang dikehendaki
3. Buatlah File Geodatabase melalui File-New-File Geodatabase dan berilah namanya
4. Klik kanan pada File Geodatabase tersebut dan pilih Import lalu pilihlah XML Workspace Document...

Selamat berimajinasi :p

Selasa, 18 Juni 2013

[Learning_GIS_Online] Analisa GeoSpasial

[Learning_GIS_Online] Analisa GeoSpasial

Belajar mengenai informasi geografis atau kini yang mulai atau menjadi lebih populer dengan informasi geospasial atau informasi ruang kebumian tak hanya diperoleh melalui membaca buku teks yang tersedia di perpustakaan. Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi yang begitu pesat memudahkan kita untuk mengakses informasi dari berbagai ujung dunia dengan internet sebagai perantaranya. Demikian halnya dengan Belajar Informasi Geospasial atau dulu tren awalnya ialah belajar SIG (sistem informasi geografis) atau GIS (geographic information system) dapat ditempuh dengan googling atau mencari jurnal atau tutorial dari internet dan mengaksesnya secara online atau mengunduhnya.

Tulisan kali ini akan memposting alamat salah satu situs online (mungkin tepatnya disebut sebagai buku online) yang dapat membantu kita dalam belajar lebih dalam dan memanfaatkannya untuk berbagai kepentingan analisa berdasarkan data geospasial. Judulnya ialah "Geospatial Analysis - 4th Edition - de Smith, Goodchild, Longley'. Buku online ini di dalam kata penutupnya dikatakan bahwa buku panduan ini dibuat sedemikian rupa sehingga dapat diakses oleh berbagai kalangan pembaca baik dari dunia akademisi maupun profesional/praktisi dan sistem buku online ini memungkinkan adanya perubahan atau updating terhadap konten oleh si pembuat. Harapan besar bahwa buku ini dapat menjadi sumbangsih yang positif bagi komunitas GIS atau komunitas geospasial.

Di dalam buku online "Geospasial Analysis" ini terdapat 11 bab, dengan 8 bab materi, sedangkan 3 bagian akhir merupakan kata penutup, referensi dan lampiran. Bab pertama menjabarkan mengenai pendahuluan dan definisi atau terminologi terkait dunia geospasial, Bab kedua mulai berbicara mengenai kerangka konseptual dari sebuah analisa spasial. Bab-bab berikutnya menjabarkan berbagai hal menarik terkait analisa geospasial dari berbagai aspek metodologis dan/atau teknis dengan bahasa yang menarik untuk dipahami dan dipelajari.

Berikut capture dari tampilan buku online tersebut:
Gambar 1. Buku Online untuk Belajar Analisa Geospasial "Geospatial Analysis" Edisi ke-4


Untuk lebih detilnya, silahkan akses langsung ke situs: http://www.spatialanalysisonline.com/HTML/index.html


Selamat Belajar dan Salam Geospasial Untuk Negeri,
Kolaka Utara, 18 Juni 2013

/app

Selasa, 12 Juni 2012

Pengantar Penginderaan Jauh Digital (Projo Danoedoro)

Pengantar Penginderaan Jauh Digital (Projo Danoedoro)

Ekstraksi informasi geospasial dari data penginderaan jauh pada era sekarang ini berkembang dengan begitu pesatnya. Pengguna di Indonesia meningkat seiring perkembangan informasi, teknologi dan komunikasi yang memanfaatkan data geospasial, dalam hal ini data penginderaan jauh. Hal-hal yang menjadi dasar dari penginderaan jauh sangatlah diperlukan untuk lebih memahami bagaimana data yang akan dipergunakan dan bagaimana pula melakukan pengolahannya secara digital di era komputerisasi.

Sebuah buku dengan judul: "Pengantar Penginderaan Jauh Digital" setebal 398 halaman yang diterbitkan oleh Penerbit Andi (2012) telah meluncur di dunia penginderaan jauh Indonesia. Hal ini tentunya membawa khasanah baru dan membuka wacana kita mengenai penginderaan jauh digital. Buku ini merupakan buah karya dari:
PROJO DANOEDORO
BSc,Drs (UGM), PGradDip RurLandEcol.,MSc (ITC), PhD (UQ)
Senior Lecturer in Remote Sensing and GIS
Department of Geographical Information Science and Regional Development


Head of PUSPICS (Centre for  Remote Sensing and GIS)Faculty of Geography, Gadjah Mada University - Yogyakarta 55281


Informasi lebih lengkap bisa dilihat di link berikut:
http://andipublisher.com/produk-0612004347-pengantar-penginderaan-jauh-digital.html

Pengantar Penginderaan Jauh Digital

Pengantar Penginderaan Jauh Digital
Kategori(Sub): Komputer (Literatur Komputer)
ISBN: 978-979-29-3112-9
Penulis: Projo Danoedoro
Ukuran⁄Halaman: 16x23 cm² ⁄ xxvi+398 halaman
Edisi⁄Cetakan: I, 1st Published
Tahun Terbit: 2012
Berat: 552 gram
Harga: Rp 72.000,-   Diskon 20%
Harga Diskon: Rp 57.600,-

sumber: milist rsgisforum dan http://andipublisher.com/produk-0612004347-pengantar-penginderaan-jauh-digital.html
Situs Web: http://RSGISFORUM.org
Twitter: @rsgisforum (twitter.com/rsgisforum)
Grup di Facebook: http://www.facebook.com/groups/rsgisforum
SpatialNews Daily: http://paper.li/rsgisforum/1326160506
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Salam tuk Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia,

MERDEKA!!!

/app

Senin, 28 Mei 2012

Kehilangan jendela Table of Contents di AcrGIS 10 pada user profile Anda?

Kehilangan jendela Table of Contents di AcrGIS 10 pada user profile Anda?


Table of Contents window missing - issue with my user profile


Itu yang dialami oleh fulan, entah tombol mana yang beberapa hari lalu terpencet sehingga berdampak hilangnya TOC pada tampilan ArcMap (ArcGIS 10).

Nah untuk memperbaikinya fulan menemukannya di forum arcgis:
You can try renaming the ArcMap system template so that ArcGIS will generate a new one. Go to the following directory.

Windows XP: C:\Documents and Settings\(*your user name*)\Application Data\ (if you can't see the Application Data folder then click Tools > Folder Options > View. Under Advanced settings locate the Hidden Files and Folders option > elect to Show hidden files and folders > Click OK)\ESRI\Desktop10.0\ArcMap\Templates.


Windows 7 : C:\Users\*your user name*\AppData\Roaming\ (if you can't see the AppData folder then click Organize > Folder and Search Options > View. Under Advanced settings locate the Hidden Files and Folders option > elect to Show hidden files and folders > Click OK)\ESRI\Desktop10.0\ArcMap\Templates.


Right-click the Normal.mxt file, and rename it to Normal_old.mxt. Open ArcMap and see if things work better.
sumber: http://forums.arcgis.com/threads/53860-Table-of-Contents-window-missing-issue-with-my-user-profile


Semloga Bermanfaat,
/app

Selasa, 03 Januari 2012

Online-online buat Peta...

Online-online buat Peta...

Online atau berinteraksi dengan dunia maya atau terhubung melalui internet adalah jamannya anak muda sekarang, dari usia kecil hingga dewasa pun menjamah layar dan terhubung untuk online-online. Ketika online tren yang terjadi saat ini ialah berkoneksi dengan teman baru maupun lama bahkan dengan saudara jauh. Jarak tak jadi penghalang mesti tubuh tak bisa melayang tapi pikiran dan jiwa seakan tenang tatkala bisa berhubung atau bertemu di dunia maya.

Selain tren komunikasi di dunia maya, sharing atau berbagi informasi di dunia maya dalam bentuk sajian peta atau citra yang bisa diakses dari berbagai tempat untuk mengetahui dimana lokasi kita berada hingga menggambarkan fenomena kebumian yang terjadi. Online-online buat Peta inilah tren yang menjangkiti dunia geospasial maya dan nyata dimana berbagai latar belakang (baca: data dasar) bisa diakses, terlebih kemunculan Google Earth, Bing Maps, Google Maps, hingga ESRI dengan cloud computing untuk mapping melalui ArcGIS Server. Hal ini memunculkan interaksi yang menarik bagi orang awam seperti saya yang tidak memahami dunia pemrograman komputer dan lebih familiar dengan GUI alias klik sini, tambah data dan display data lalu cetak atau menggunakan tombol-tombol ketimbang bahasa komputer.

Online mapping dengan akses ArcGIS Explorer Online kemudian mengemas berbagai GIS server serta dikombinasikan dengan data GIS yang dimiliki dan menampilkan visualisasi sederhana ala ArcGIS Explorer (http://www.arcgisonline.com). Cukup daftar atau sign in dan bergabung, dilanjut dengan akses data dasar dari arcgis server maupun dari Geospasial Untuk Negeri (dimana ada data batas administrasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia). Menampilkan data batas DAS (daerah aliran sungai) yang melewati ibukota NKRI yakni Provinsi DKI Jakarta merupakan hal yang menarik untuk melihatnya ditampalkan di atas citra dan memvisualisasikannya secara online melalui ArcGIS Explorer Online.

Jika Anda sering online dan ingin membuat atau menampilkan peta untuk dimasukkan ke dalam blog atau website Anda ataupun untuk dicetak dan dibagikan kepada rekan Anda. Silahkan coba akses ArcGIS Explorer Online, dijamin seru dengan adanya data dasar yang beranekaragam :).

Silahkan klik pada salah satu layer batas DAS, maka akan muncul informasi yang dimiliki oleh atribut dari batas DAS tersebut. Gambar di bawah ini ialah visualisasi Batas DAS-DAS yang melewati DKI Jakarta dimana sumber data batas DAS dari watershed delineation dari SRTM yang disesuaikan dengan Batas DAS dari instansi terkait.


View Larger Map

Bahkan yang menarik lagi, kita dapat menganalisa area terbangun di DAS-DAS yang melewati DKI Jakarta. Silahkan akses data batas administrasi dari Geospasial Untuk Negeri, nah...di dalamnya ada layer lingkungan terbangun. Tampilkan layer tersebut dan hidden (alias un-centang) layer yang lain, sisakan batas admin hingga desa. Walhasil, berikut inilah tampilan kombinasi batas DAS dengan lingkungan terbangun.


View Larger Map

Salam,

Aji PP

Minggu, 21 Agustus 2011

(Sharing) Tutorial GIS and Remote Sensing

(Sharing) Tutorial GIS and Remote Sensing

Seiring perkembangan teknologi geospasial baik di bidang sistem informasi geografis maupun penginderaan jauh, maka akan sangat sia-sia jika kertas-kertas itu berserakan begitu saja. Oleh karena itu, maka ijinkanlah kumpulan kertas-kertas hasil dari berbagai aktivitas, baik kegiatan semasa perkuliahan, hasil praktikum maupun modul atau tutorial yang secara sengaja dipersiapkan untuk kegiatan pelatihan SIG dan Penginderaan Jauh, ada juga yang memang dipersiapkan untuk dibagi dan membantu satu dengan lainnya.

1. Pengolahan Citra Dijital Menggunakan ArcGIS 9.2 (1) dan (2) yang di-publish di Komunitas GIS
2. Pengolahan Citra MODIS dengan ENVI
3. Pengolahan Citra Landsat untuk Garis Pantai dengan ENVI dan ErMapper
4. Visualisasi Data Batimetri dengan ArcView 3.x
5. Pemodelan Bahaya Longsor dengan ILWIS 3.x
6. Pemodelan Banjir Pesisir dengan ILWIS 3.x
7. Pengolahan Citra Aqua MODIS dengan SeaDAS 4.8
8. Pengolahan Citra Landsat untuk Pemetaan Mangrove dengan ENVI dan ArcGIS
9. Tutorial SIG Open Source Quantum GIS
10. Membangun Geodatabase dengan ArcGIS Diagrammer
11. Pengolahan Citra Landsat untuk Sedimen dengan ErMapper


*sekedar berbagi*

Salam,
Aji PP

Jumat, 17 Juni 2011

Koreksi Radiometrik Citra Landsat menggunakan ENVI 4.x

ENVI® (the Environment for Visualizing Images) merupakan sebuah revolusi dari sistem pengolahan citra digital. Dari permulaan lahirnya, ENVI telah didesain untuk banyak kebutuhan spesifik pada siapa yang biasanya menggunakan data penginderaan jauh satelit atau foto udara. ENVI menyediakan visualisasi data dan analisisnya secara komprehensif untuk citra dalam berbagai ukuran dan tipe apapun dalam lingkungan yang innovative dan user-friendly.
Koreksi atmosferik dilakukan pada citra yang mengalami distorsi radiometrik. Atau dikatakan juga bahwa Koreksi radiometrik dilakukan karena gangguan dari efek atmosfer sebagai sumber kesalahan utama.

Distorsi dapat terjadi sewaktu akuisisi data dan transmisi atau perekaman detektor-detektor yang digunakan pada sensor dengan ciri-ciri kesalahan meliputi :
- Adanya piksel yang hilang
- Pengaruh atmosfer yang menyebabkan hamburan bayangan obyek
- Adanya tampilan garis yang disebabkan oleh ketidak seragaman detektor

Koreksi tersebut di atas dapat menggunakan metode penyesuaian histogram (histogram adjustment). Asumsi yang melandasi metode ini adalah nilai piksel terendah tiap saluran seharusnya bernilai 0. Apabila nilai lebih besar dari nol (>0), maka dihitung sebagai bias atau offset, dan koreksi dilakukan dengan cara menghilangkan bias tersebut, yaitu mengurangi keseluruhan nilai spektral pada saluran asli dengan nilai biasnya masing-masing.

Di ENVI dapat dilakukan dengan Band Math atau Dark Substract

Basic Tools > Band Math
kemudian masukkan formula pengurangn nilai bias, misal : B1-54
lakukan untuk masing-masing band, dengan nilai biasnya masing-masing

Basic Tools > Preprocessing > General Purpose Utilities > Dark Substract
pilih citranya, maka semua band akan terkoreksi (apabila semua band/saluran berada dalam satu file)

Untuk cek nilai rentan band/saluran
Pilih Basic Tools > Statistics > Compute Statistics

Rabu, 20 April 2011

Change Detection, beda data, perlukah Koreksi Geometrik?


Change Detection, beda data, perlukah Koreksi Geometrik?

Jawabnya, sudah barangtentu perlu (kata si fulan); karena tidak mungkin kita akan mendapatkan hasil yang sesuai harapan jika dua data yang berbeda (dalam hal ini data citra satelit penginderaan jauh) dilakukan untuk analisa/deteksi perubahan.

Contoh kasus, data yang digunakan ialah citra landsat mss tahun 1972 dibandingkan dengan citra landsat tm tahun 2006. Apakah masih perlu koreksi geometrik?

Dari sisi resolusi spasial, tentunya berbeda dimana landsat mss memiliki resolusi spasial 60 meter sedangkan landsat tm memiliki resolusi spasial 30 meter. Tapi mari kita coba cermati dari sisi geometriknya dulu.

Silahkan amati dan pelajari gambar di atas dan berikan saran atau jawaban atas pertanyaan tersebut.

Salam,
app

Rabu, 02 Maret 2011

GPS: Marking and Tracking...

GPS: Marking and Tracking...

Global Positioning System merupakan alat untuk menentukan posisi dalam suatu system koordinat tertentu. Pertama system ini dikembangkan oleh Amerika untuk meletakkan sekian puluh satelit menyebar di angkasa bumi dalam suatu system konstelasi satelit.

Mau tau bagaimana caranya menyimpan lokasi dan perjalanan yang kita lalui dengan GPS?
http://gisresetutor.blogspot.com/2010/01/tutorial-gps-global-positioning-system.html



GPS Track dan Mark

E-book ini berjudul : Track dan Mark Lokasi dengan GPS 76Csx
Penulis : A. Anam
Halaman : 11 hal

E-book ini membahas pengenalan GPS 76Csx, kalibrasi GPS, tracking perjalanan, dan mark (merekam posisi) waypoint.

Attachments (1)

  • TRACK DAN MARK LOKASI DENGAN GPS.pdf - on Dec 29, 2010 11:35 AM by komunitas gis (version 1)
    243k View Download

Salam,
Penulis

Selasa, 21 September 2010

Band Ratio dengan ArcGIS

Band Ratio dengan ArcGIS

Band Ratio adalah rasio antar band atau bahasa sederhananya ialah pembagian antara band x dan band y. Kegunaan untuk band ratio sangatlah banyak, bisa untuk menonjolkan obyek vegetasi, air maupun batas antara daratan dan lautan.

Band Ratio merupakan salah satu metode transformasi citra penginderaan jauh secara digital. Biasanya dapat dilakukan dengan menggunakan software atau perangkat lunak untuk pengolahan citra satelit digital, seperti ENVI, ERDAS maupun ERMAPPER serta software-software lainnya.

Pada kesempatan kali ini, citra satelit Landsat yang terdiri dari sejumlah saluran-saluran dimana diantaranya ada saluran 5 dan saluran 2 yang dimana jika diolah dengan metode band ratio. Yakni band ratio 5/2 = band 5 dibagi dengan band 2 dapat digunakan untuk ekstraksi informasi garis pantai ataupun analisa dinamika perubahan pantai apabila kita menggunakan citra satelit landsat multitemporal dan mengoverlaykan hasil band ratio dengan saluran-saluran lainnya untuk melihat dinamika perubahan yang terjadi.

Metode ini tentusaja sangatlah mudah diaplikasi di dalam software pengolahan citra satelit digital, bahkan metode band ratio ini di dalam softwate ENVI dengan ENVI Zoom-nya digunakan sebagai salah satu opsi tambahan dalam melakukan proses ekstraksi fitur secara otomatis. Atau proses tersebut cukup terkenal saat ini sebagai salah satu cara klasifikasi citra satelit yang berbasis pada obyek yakni object-based classification.

Selain dengan software tersebut, metode band ratio ini tentusaja bisa dilakukan di dalam software sistem informasi geografi yang terupdate dari ESRI yakni ArcGIS 9.x. Dimana konon kabarnya di dalam ArcGIS versi 10, toolboxes untuk pengolahan citra satelit digital telah dipisahkan alias dipersiapkan tersendiri dan tentusaja hal ini menjawab tantangan integrasi antara data GIS dengan software pengolahan citra atau data citra satelit penginderaan jauh.

Yang diulas kali ini ialah metode band ratio dengan ArcGIS versi 9.x, yakni melalui toolboxes Map Algebra maupun dengan tools Spatial Analyst yakni raster calculator.

Silahkan dicoba,

Salam,
~app~

Jumat, 16 Juli 2010

pindahan blog..

pindahan blog..


Berhubung blog ini tidak bisa diakses, maka it's time to move...Entah karena apa, koq tidak bisa diakses. Smoga bukan karena ada yang mengganggunya...


Salam,
app

Selasa, 29 Juni 2010

Play with Model Builder

Play with Model Builder

Pemodelan data geospasial sangatlah terbantu dengan menggunakan Model Builder di dalam software GIS keluaran dari ESRI. Baik dari saat menggunakan ArcView GIS versi 3.x maupun kini saat menggunakan ArcGIS versi 9.x (kini sudah keluar versi 10).

Contoh yang sederhana: kita dapat melakukan tumpang susun beberapa layer data (hujan, lereng dan tanah) dengan menggunakan tools intersect yang bisa di-drag ke dalam model builder dan di running, sehingga menghasilkan output berupa layer hasil overlay. Hasil overlay ini masih memerlukan tahapan calculate skor total dan query atribut untuk memilih dan menentukan kelas arahan fungsi pemanfaatan lahannya. Selanjutnya kita dapat melakukan drag tools : dissolve untuk menyederhanakan hasil polygon tersebut.

Lebih lanjutnya, silahkan explorasikan diri Anda dengan toolboxes yang ada dan buatlah tools-tools otomasi baru untuk pemodelan yang Anda inginkan.

Salam geospasial,
Aji PP

Jumat, 07 Mei 2010

Download and Save Google Earh Images using ELshayal Smart GIS

Download and Save Google Earh Images using ELshayal Smart GIS

Start on question, how to download images from Google Earth and how to rectify?

Then we can found in ELshayal; there is a FREE version 4.35 New Features.

1. Download and save Google Earth Images as rectified images with world file format .jgw
2. Save the output layout images as rectified Images.
3. Open and Convert NASA (ASTER & SRTM) DEM to Tin shape file

The Last version is available for free at
http://download. cnet.com/ Elshayal- Smart-GIS- Map-Editor/ 3000-18496_ 4-10922171. html

Great and Salute for Mohamed Elshayal
Elshayal Smart GIS Map Editor

-regards-
/app

Selasa, 27 April 2010

ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3

ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3


Ekstensi ArcGIS Data Interoperability menyediakan akses langsung ke lusinan format data spasial, termasuk GML profil, DWG / DXF file, Microstation ® Desain file, MapInfo MID / MIF file, dan jenis file TAB. Pengguna dapat drag dan drop ini dan banyak sumber data eksternal lainnya ke ArcGIS untuk langsung digunakan dalam pemetaan, geoprocessing, manajemen metadata, dan penggunaan 3D globe. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan semua fungsi pemetaan yang tersedia bagi data asli dalam format ESRI ArcMap untuk sumber-sumber data ini - seperti melihat fitur dan atribut, mengidentifikasi fitur, dan membuat pilihan.

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability dikembangkan dan dipelihara bersama-sama oleh ESRI dan Safe Software Inc, vendor interoperability GIS terkemuka, dan didasarkan pada Software populer produk Safe yakni Feature Manipulastion Engine (FME ®).

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability ini juga termasuk FME Workbench yang berisi serangkaian tool/alat transformasi data untuk membangun converter untuk banyak format data vektor.

Dengan ekstensi Interoperabilitas Data ArcGIS, pengguna dapat:

Ø Menambahkan dukungan untuk banyak format data GIS untuk penggunaan secara langsung dalam ArcGIS, misalnya, untuk digunakan di ArcMap, ArcCatalog, dan geoprocessing.

Ø Hubungkan ke dan membaca berbagai format GIS umum-misalnya, TAB, MIF, E00, dan GML-serta banyak koneksi database

Ø Mendefinisikan kompleks, data semantik penerjemah menggunakan Workbench FME

Ø Memanipulasi dan menggabungkan banyak atribut tabel data dari berbagai format dan DBMS's dengan fitur

Ø Ekspor kelas untuk setiap fitur yang lebih dari 50 output format-misalnya, ekspor ke GML-dan menciptakan penerjemah lanjutan untuk kustomisasi output format.

Menggunakan ArcGIS Data Interoperability Extension menambahkan dukungan untuk beragam format data GIS tambahan dan juga menyediakan FME Workbench yang memungkinkan Anda untuk menentukan format tambahan yang dapat digunakan untuk secara langsung mengakses dan menggunakan data dalam ArcGIS.


Latihan 1. Kita bisa melihat atau membaca secara langsung data interoperability


Silahkan jalankan ArcCatalog, dan carilah file dengan format *.mif pada data yang Anda miliki atau dari data ArcTutor. Klik tab Preview pada ArcCatalog untuk melihat data format *.mif ataupun format lainnya (dwg, dxf, dan lain-lain).


Latihan 2. Koneksi Interoperability

Pada Catalog Tree pilihlah Interoperability Connection maka akan muncul kotak dialog, silahkan pilih format dan dataset serta atur setting kemudian tentukan sistem koordinatnya. Setelah itu klik OK, maka pada Interoperability Connection akan muncul Connection untuk data tersebut.


Latihan 3. Silahkan drag atau buka data Latihan 1 dan Latihan 2 di ArcMap


Latihan 4. Translating Data Using Quick Import dan Quick Export


Pergunakan ArcToolbox - red bag - tas merah untuk memunculkan tools Data Interoperability : ada Quick Export dan Quick Import.


Latihan 5. Quick Import dan Quick Export di Model Builder


Kita dapat drag tools QI dan QE tersebut ke dalam Model Builder yang kita buat.


Gambar. Quick Import di dalam Model Builder


Sumber : Tutorial ArcGIS from ESRI dan Pelatihan SIG Tingkat Lanjut


Salam dan Belajar Selalu,


Aji Putra Perdana

ajiputrap.blogspot.com

Selasa, 05 Januari 2010

Tutorial GPS (Global Positioning System)

Survei dengan Global Positioning System demikian judul yang termuat dalam sebuah buku textbook digital yang dipublish di Komunitas GIS oleh PT. Geovisi Mitratama.

Rangkaian buku dalam format gif yang bisa diunduh di dalam mailing list Komunitas GIS.

Berikut cuplikan isi dari Pengantar dalam Ebook mengenai GPS tersebut:

Global Positioning System merupakan alat untuk menentukan posisi dalam suatu system koordinat tertentu. Pertama system ini dikembangkan oleh Amerika untuk meletakkan sekian puluh satelit menyebar di angkasa bumi dalam suatu systm konstelasi satelit.

Dalam buku tersebut merupakan pelatihan penggunaan GPS dengan tipe Garmin seri III/V, yang dibagi di dalamnya ialah teknis penggunaan GPS yang meliputi:
1. Pengenalan layer satelit dan syarat minimum satelit
2. Perolehan koordinat
3. Setting datum dan system koordinat
4. Tracking menggunakan gps track-log
5. Menyimpan data, menamai data, menampilkan data
6. Mengimpor data dengan menggunakan software gps MapSource, mengubah data ke dalam format data spasial yang lain.

Berikut cuplikan gambar gif dari modul atau tutorial penggunaan GPS tersebut:
Komunitas GIS ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Salam Hormat,

Aji Putra Perdana
Life is too short...Learn to more Ikhlas in my life...

Selasa, 22 September 2009

SPATIAL ADJUSMENT

SPATIAL ADJUSTMENT

ESRI, 1990, mendefinisikan SIG sebagai suatu kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografi dan personil yang dirancang secara efisien untuk memperoleh, menyimpan, mengupdate, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan semua bentuk informasi yang bereferensi geografi.

Spatial Adjustment merupakan salah satu fasilitas dalam software ArcGIS 9.x.
ArcGIS dalam Spatial Adjustment menyediakan tiga tipe transformasi yaitu: affine, similarity, dan projective.

Transformasi affine dapat melakukan differential scaling, skew, rotation, dan translation pada data. Transformasi affine memerlukan minimal 3 displacement links.

Transformasi similarity menskalakan, merotasi, dan mentranslasi data tetap mempertahankan aspek rasio dari feature yang ditransformasikan. Transformasi similarity memerlukan minimal 2 displacement links.

Transformasi projective berdasarkan pada formula yang lebih kompleks yang memerlukan minimal 4 displacement links:
x’ = (Ax + By + C) / (Gx + Hy + 1)
y’ = (Dx + Ey + F) / (Gx + Hy + 1)
Metode ini digunakan untuk transformasi data yang diperoleh langsung dari aerial photography.

Selain metode tranformasi di atas, tersedia juga metode adjustment lainnya yakni rubbersheet dan edgesnap.

Rubber sheeting
Distorsi geometrik pada umumnya menimpa source maps. Dapat disebabkan karena ketidaksempurnaan dalam registrasi, kurangnya kontrol geodetik pada sumber data, atau sebab-sebab lainnya. Rubber sheeting mengkoreksi kesalahan koordinat dengan geometric adjustment.

Edgematching
Proses edgematching mengatur features sepanjang edge dari satu layer ke features dari layer adjoin. Layer yang kurang akurat di-adjust, dan layer lainnya sebagai kontrol.

Ada fasilitas lagi terkait dengan atribut dari data yang di-adjust...

Attribute transfer
Attribute transfer biasanya digunakan untuk meng-copy attribut dari layer yang kurang akurat atau detail ke yang lebih akurat. Misalnya, digunakan untuk transfer nama feature hidrologi dari peta hasil digitasi dan generalisasi skala 1:500,000 ke peta skala 1:24,000.
Dalam ArcMap, kita dapat menentukan atribut yang ingin ditransfer antar layer secara interaktif dengan memilih feature source dan target.

Referensi : ArcGIS Dekstop Help.ESRI...

Sabtu, 29 Agustus 2009

ArcGIS-SPATIAL ANALYST

A very powerful tool used to perform spatial analysis:
Used to: Derive Information, Identify Spatial Relationships, Find Suitable Locations, Calculate Cost of Travel

ArcGIS Spatial Analyst membantu kita untuk dapat melakukan:

Surface analysis

Surface Analysis tools bermanfaat dalam menurunkan informasi geospasial dari data ketinggian, seperti

§ Slope

§ Aspect

§ Hillshade

§ Viewshed


Surface creation

Surface Analysis tools mempunyai interpolation tools untuk membuat surface dari data sampel hasil pengukuran.

§ Spline

§ Inverse Distance Weighted

§ Kriging (Ordinary, Universal)

Raster calculation

Raster calculator à untuk menggabungkan bermacam dataset dengan parameter tertentu

Raster calculator juga merupakan tool untuk :

§ Calculating map algebra

§ Map functions

§ Conducting queries

Distance Analysis

Dapat memberikan informasi seperti:

§ Jarak ke rumah sakit terdekat pada lokasi tertentu.

§ Menemukan semua restoran pada lokasi tertentu.

§ Shortest or least cost path dari satu lokasi ke lokasi lainnya