Tampilkan postingan dengan label DATA INTEROPERABILITY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DATA INTEROPERABILITY. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juli 2013

[GIS] Import XML Workspace Document... ke dalam File Geodatabase

[GIS] Import XML Workspace Document... ke dalam File Geodatabase

1. Jalankan ArcCatalog
2. Arahkan ke direktori kerja yang dikehendaki
3. Buatlah File Geodatabase melalui File-New-File Geodatabase dan berilah namanya
4. Klik kanan pada File Geodatabase tersebut dan pilih Import lalu pilihlah XML Workspace Document...

Selamat berimajinasi :p

Selasa, 03 Januari 2012

Online-online buat Peta...

Online-online buat Peta...

Online atau berinteraksi dengan dunia maya atau terhubung melalui internet adalah jamannya anak muda sekarang, dari usia kecil hingga dewasa pun menjamah layar dan terhubung untuk online-online. Ketika online tren yang terjadi saat ini ialah berkoneksi dengan teman baru maupun lama bahkan dengan saudara jauh. Jarak tak jadi penghalang mesti tubuh tak bisa melayang tapi pikiran dan jiwa seakan tenang tatkala bisa berhubung atau bertemu di dunia maya.

Selain tren komunikasi di dunia maya, sharing atau berbagi informasi di dunia maya dalam bentuk sajian peta atau citra yang bisa diakses dari berbagai tempat untuk mengetahui dimana lokasi kita berada hingga menggambarkan fenomena kebumian yang terjadi. Online-online buat Peta inilah tren yang menjangkiti dunia geospasial maya dan nyata dimana berbagai latar belakang (baca: data dasar) bisa diakses, terlebih kemunculan Google Earth, Bing Maps, Google Maps, hingga ESRI dengan cloud computing untuk mapping melalui ArcGIS Server. Hal ini memunculkan interaksi yang menarik bagi orang awam seperti saya yang tidak memahami dunia pemrograman komputer dan lebih familiar dengan GUI alias klik sini, tambah data dan display data lalu cetak atau menggunakan tombol-tombol ketimbang bahasa komputer.

Online mapping dengan akses ArcGIS Explorer Online kemudian mengemas berbagai GIS server serta dikombinasikan dengan data GIS yang dimiliki dan menampilkan visualisasi sederhana ala ArcGIS Explorer (http://www.arcgisonline.com). Cukup daftar atau sign in dan bergabung, dilanjut dengan akses data dasar dari arcgis server maupun dari Geospasial Untuk Negeri (dimana ada data batas administrasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia). Menampilkan data batas DAS (daerah aliran sungai) yang melewati ibukota NKRI yakni Provinsi DKI Jakarta merupakan hal yang menarik untuk melihatnya ditampalkan di atas citra dan memvisualisasikannya secara online melalui ArcGIS Explorer Online.

Jika Anda sering online dan ingin membuat atau menampilkan peta untuk dimasukkan ke dalam blog atau website Anda ataupun untuk dicetak dan dibagikan kepada rekan Anda. Silahkan coba akses ArcGIS Explorer Online, dijamin seru dengan adanya data dasar yang beranekaragam :).

Silahkan klik pada salah satu layer batas DAS, maka akan muncul informasi yang dimiliki oleh atribut dari batas DAS tersebut. Gambar di bawah ini ialah visualisasi Batas DAS-DAS yang melewati DKI Jakarta dimana sumber data batas DAS dari watershed delineation dari SRTM yang disesuaikan dengan Batas DAS dari instansi terkait.


View Larger Map

Bahkan yang menarik lagi, kita dapat menganalisa area terbangun di DAS-DAS yang melewati DKI Jakarta. Silahkan akses data batas administrasi dari Geospasial Untuk Negeri, nah...di dalamnya ada layer lingkungan terbangun. Tampilkan layer tersebut dan hidden (alias un-centang) layer yang lain, sisakan batas admin hingga desa. Walhasil, berikut inilah tampilan kombinasi batas DAS dengan lingkungan terbangun.


View Larger Map

Salam,

Aji PP

Jumat, 16 Juli 2010

pindahan blog..

pindahan blog..


Berhubung blog ini tidak bisa diakses, maka it's time to move...Entah karena apa, koq tidak bisa diakses. Smoga bukan karena ada yang mengganggunya...


Salam,
app

Selasa, 27 April 2010

ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3

ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3


Ekstensi ArcGIS Data Interoperability menyediakan akses langsung ke lusinan format data spasial, termasuk GML profil, DWG / DXF file, Microstation ® Desain file, MapInfo MID / MIF file, dan jenis file TAB. Pengguna dapat drag dan drop ini dan banyak sumber data eksternal lainnya ke ArcGIS untuk langsung digunakan dalam pemetaan, geoprocessing, manajemen metadata, dan penggunaan 3D globe. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan semua fungsi pemetaan yang tersedia bagi data asli dalam format ESRI ArcMap untuk sumber-sumber data ini - seperti melihat fitur dan atribut, mengidentifikasi fitur, dan membuat pilihan.

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability dikembangkan dan dipelihara bersama-sama oleh ESRI dan Safe Software Inc, vendor interoperability GIS terkemuka, dan didasarkan pada Software populer produk Safe yakni Feature Manipulastion Engine (FME ®).

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability ini juga termasuk FME Workbench yang berisi serangkaian tool/alat transformasi data untuk membangun converter untuk banyak format data vektor.

Dengan ekstensi Interoperabilitas Data ArcGIS, pengguna dapat:

Ø Menambahkan dukungan untuk banyak format data GIS untuk penggunaan secara langsung dalam ArcGIS, misalnya, untuk digunakan di ArcMap, ArcCatalog, dan geoprocessing.

Ø Hubungkan ke dan membaca berbagai format GIS umum-misalnya, TAB, MIF, E00, dan GML-serta banyak koneksi database

Ø Mendefinisikan kompleks, data semantik penerjemah menggunakan Workbench FME

Ø Memanipulasi dan menggabungkan banyak atribut tabel data dari berbagai format dan DBMS's dengan fitur

Ø Ekspor kelas untuk setiap fitur yang lebih dari 50 output format-misalnya, ekspor ke GML-dan menciptakan penerjemah lanjutan untuk kustomisasi output format.

Menggunakan ArcGIS Data Interoperability Extension menambahkan dukungan untuk beragam format data GIS tambahan dan juga menyediakan FME Workbench yang memungkinkan Anda untuk menentukan format tambahan yang dapat digunakan untuk secara langsung mengakses dan menggunakan data dalam ArcGIS.


Latihan 1. Kita bisa melihat atau membaca secara langsung data interoperability


Silahkan jalankan ArcCatalog, dan carilah file dengan format *.mif pada data yang Anda miliki atau dari data ArcTutor. Klik tab Preview pada ArcCatalog untuk melihat data format *.mif ataupun format lainnya (dwg, dxf, dan lain-lain).


Latihan 2. Koneksi Interoperability

Pada Catalog Tree pilihlah Interoperability Connection maka akan muncul kotak dialog, silahkan pilih format dan dataset serta atur setting kemudian tentukan sistem koordinatnya. Setelah itu klik OK, maka pada Interoperability Connection akan muncul Connection untuk data tersebut.


Latihan 3. Silahkan drag atau buka data Latihan 1 dan Latihan 2 di ArcMap


Latihan 4. Translating Data Using Quick Import dan Quick Export


Pergunakan ArcToolbox - red bag - tas merah untuk memunculkan tools Data Interoperability : ada Quick Export dan Quick Import.


Latihan 5. Quick Import dan Quick Export di Model Builder


Kita dapat drag tools QI dan QE tersebut ke dalam Model Builder yang kita buat.


Gambar. Quick Import di dalam Model Builder


Sumber : Tutorial ArcGIS from ESRI dan Pelatihan SIG Tingkat Lanjut


Salam dan Belajar Selalu,


Aji Putra Perdana

ajiputrap.blogspot.com